Bukankah Aku Biarkan

Bukankah aku
Melihatmu dari sisi lain
Tak seperti mereka yang selalu
Mengagumi keindahan parasmu
Karna terdapat setitik sedih di terang hatimu
Yang nampak dalam setiap kecurigaanmu
Terhadapku

Maka biarkanlah aku menjadi pinsil
Yang mampu melanjutkan titik di hatimu
Menjadi skema kebahagiaan
Karna aku tau 
semua akan tercermin di senyummu

Hanya saja aku tak yakin
Bukannya aku enggan
Tapi entah aku tak tau apa aku mampu


Kegundahan ini yang melemahkanku
Semua pertanyaan itu membingungkanku
Apa aku benar bisa berbuat demikian?
Secara ajaib menggambarkan kebahagiaan untukmu?
Yah, mungkin tidak
Kau meragukannya lagi karna
Kau sudah menebaknya

Kali ini kau meluluh lantahkan capaianku
Lalu, kan kutanyakan padamu
Bolehkan aku, menjadi penghapus?
Meski tak berbuat banyak
Setidaknya akan kuhapus air mata
dan segala sedih dalam keluh mu

Sehingga semuanya tahu
Indah parasmu yang mereka kagum-kagumkan
tak seindah terang yang terpancar dari hatimu
dan bukankah kau bisa melihat?
Kini cahaya itu tidak tertutup lagi oleh kecurigaan
Dan taukah kau?
Meski kau tlah nampak indah dengan senyummu,
ada hal yang aku butuhkan darimu
Sebuah kepercayaan

Category:

0 komentar :

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak maka anda akan disegani dan dihormati. Terimakasih sudah menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti.

Diberdayakan oleh Blogger.